Kiev,LiputanIslam.com-Angkatan bersenjata Ukraina dikabarkan memanggil pasukan cadangannya guna ditempatkan di perbatasan dengan Rusia. Langkah ini diambil menyusul meningkatnya ketegangan antara Moskow-Kiev pasca penahanan kapal-kapal Ukraina oleh Rusia.

Dilansir oleh Telegraph, kabar pemanggilan pasukan cadangan ini diumumkan presiden Ukraina, Petro Poroshenko. Menurut Poroshenko, hal ini dilakukan sebagai respon atas meningkatnya kehadiran militer Rusia di Krimea dan perbatasan kedua negara.

Sebelum ini, Poroshenko mengklaim bahwa Rusia berniat menduduki kota pelabuhan penting Mariupol.

Namun tuduhan ini dibantah keras oleh juru bicara kepresidenan Rusia. Statemen Poroshenko disebut “tak berdasar” dan dia dianggap berusaha memicu ketegangan.

Presiden Ukraina kemarin juga mengabarkan bahwa angkatan udara negaranya telah dilengkapi dengan pesawat dan helikopter baru.

Ketegangan baru Moskow-Kiev bermula saat tiga kapal AL Ukraina memasuki peraian Rusia. Meski mendapat peringatan aparat keamanan Rusia, kapal-kapal itu tetap melanjutkan perjalanannya.

Tentara Rusia lalu turun tangan untuk menahan kapal-kapal tersebut, dan akhirnya menyebabkan tiga awak kapal Ukraina terluka. Pihak Rusia lalu menggiring tiga kapal itu dan menahannya di pelabuhan Kerch. (af/fars)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*