Abu Dhabi,LiputanIslam.com—Pada Kamis malam (26/7) kelompok Houthi-Yaman mengklaim telah menyerang bandar udara Abu Dhabi dengan menggunakan pesawat nirawak bersenjata tipe Sammad-3. Namun klaim tersebut ditepis oleh salah seorang pejabat UEA. Kepada Reuters, ia menyampaikan, “Bandar udara tetap beroperasi seperti biasa,” ucapnya.

Petugas bandara Abu Dhabi menjelaskan adanya insiden yang melibatkan mobil pengangkut di terminal 1. “Masih kurang jelas, bagaimana insiden ini bisa dikaitkan dengan serangan kelompok Houthi,” ungkapnya.

Uni Emirat Arab (UEA) merupakan salah satu anggota koalisi militer yang dipimpin oleh Arab Saudi. Koalisi militer inilah yang sampai saat ini terus melakukan gempuran terhadap Yaman. Akibatnya, Yaman dilanda krisis besar-besaran di segala bidang, baik itu kesehatan, pendidikan, panganan, dan kemanusiaan. Kelompok Houthi sempat mengatakan bahwa serangan terhadap bandara Abu Dhabi ini merupakan balasan atas agresi yang dilakukan UEA ke Yaman.  (fd/AMD)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*