Tripoli,LiputanIslam.com-Menurut laporan situs Tunisia Now, UEA memberikan bantuan dana dan senjata kepada kelompok salafi radikal di Libya, khususnya di kawasan dekat perbatasan Tunisia dan Sabratha. UEA disebut tengah berupaya menggiring kelompok tersebut ke arah Aljazair untuk menimbulkan kekacauan di sana.

Brigade al-Wadi awalnya beraktivitas di timur Libya dan bekerjasama dengan pasukan Jenderal Khalifa Haftar (panglima tentara yang didukung UEA). Kelompok ini mulai memperkuat diri dan kini banyak merekrut petempur asing. Seperti ISIS, kelompok ini juga mengkafirkan penentang dan menyatakan mereka harus diperangi.

Tunisia Now menulis, kelompok-kelompok takfiri memiliki rencana-rencana di masa depan untuk Tunisia, Aljazair, dan barat Libya. Hal ini dibuktikan dengan perekrutan petempur asing dan aktivitas mereka di dekat perbatasan.

Ghassan Salame, utusan PBB untuk krisis Libya, berulangkali memperingatkan intervensi asing di Libya. Menurutnya, intervensi ini akan menghalangi proses terwujudnya stabilitas di negara tersebut.

Media-media regional menyebut Prancis, Italia, UEA, dan Mesir sebagai pemain asing utama di Libya. Mereka menyatakan, tiap negara ini memiliki kepentingan di Libya dan masing-masing mendukung kelompok tertentu.

Sebelum ini terbetik berita-berita soal dukungan UEA kepada Jenderal Haftar dan dibangunnya sebuah pangkalan udara di Libya oleh negara tersebut. (af/alalam)

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*