AbuDhabi,LiputanIslam.com-Pemerintah UEA adalah dalang sejumlah krisis regional, terutama krisis kemanusiaan di Yaman akibat agresi yang dilakukannya bersama koalisi Saudi. Kini UEA berencana memberi penampungan selama setahun kepada warga negara-negara yang dilanda perang.

Dalam rapat yang diadakan pada Senin (18/6) dan dipimpin Muhammad bin Rashid Al Maktoum (wakil kepala pemerintah, perdana menteri, dan pemimpin Dubai), dewan menteri UEA memutuskan untuk menampung warga yang negaranya dilanda perang.

Kantor berita UEA, WAM, yang melansir kabar ini mengklaim, keputusan ini diambil sebagai bentuk solidaritas dengan rakyat yang negara mereka dilanda perang. Mereka akan didukung hingga kondisi kehidupan mereka membaik dan bisa kembali ke negara masing-masing.

Berdasarkan keputusan dewan menteri UEA, penampungan selama satu tahun ini akan diberikan tanpa syarat apa pun.

Tampaknya keputusan ini diambil guna memperbaiki citra UEA menyusul dukungan negara ini terhadap sejumlah kelompok teroris dan pengobaran api perang di kawasan.

UEA adalah sekutu utama Saudi dan anggota koalisi agresi atas Yaman. Selama agresi yang telah berlangsung selama tiga tahun ini, banyak warga sipil Yaman yang terbunuh dan ribuan lainnya terlunta-lunta. (af/alalam/fars)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*