UNAnkara, LiputanIslam.com — Kelompok teroris transnasional Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) memperoleh bahan-bahan yang digunakan untuk memproduksi gas sarin melalui Turki. Hal ini disampaikan leh Eren Erdem, anggota parlemen dari Republican People’s Party (CHP), seperti dilansir Presstv, (15/12/2015).

Mengutip bukti dari kasus pidana yang digelar tertutup, disebutkan bahwa pemerintah Turki ternyata gagal untuk menyelidiki rute pasokan bahan-bahan beracun mematikan yang dilalui oleh ISIS.

“Ada bukti dalam surat dakwaan ini. Bahan-bahan senjata kimia dibawa melalui Turki, lalu dimasukkan bersama-sama di Suriah di kamp-kamp ISIS,” jelasnya.

Erdem menuding bahwa pemerintah Turki sengaja menutup-nutupi hal ini. Karenanya, kasus ini pun dibawa ke dalam Parlemen pada hari Kamis lalu. Kasus bernomor 2013/12 ini awalnya dibuka di Kantor Jaksa Agung, di provinsi Adana.

Terungkap bahwa beberapa warga Turki ikut terlibat dalam persekongkolan dengan komplotan teroris untuk memasok gas sarin.

Berdasarkan bukti-bukti, polisi Adana lantas melakukan penggrebekan dan menangap 13 orang tersangka. Namun setelah seminggu, kasus itu ditutup, seluruh tersangka dibebaskan dan dibiarkan menyeberang ke Suriah.

“Jaksa dari Adana, Mehmet Arikan, telah melakukan operasi dan menahan orang-orang yang terlibat. Namun sejauh yang saya tahi, ia bukanlah orang yang berpengaruh di birokrasi. Seminggu setelanya, jaksa penuntut umum lain mengambil alih kasus dan dakwaan, dan membebaskan semua tahanan,” papar Erdem.

Erdem juga menyatakan bahwa ada bukti yang menunjukkan bahwa Turkish Mechanical and Chemical Industry Corporation, terlibat dalam kasus tersebut.

Seperti diketahui, pada Agustus 2013, wilayah Ghouta, Suriah diserang dengan senjata kimia yang menewaskan ratusan korban. Pemerintah dan tentara Suriah dituduh melakukan serangan itu, namun kemudian terungkap bahwa pelakunya adalah kelompok pemberontak. (ba)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL