Ankara,LiputanIslam.com—Menlu Turki, Mevlut Cavusoglu, menyampaikan pada Kamis (25/1) bahwa membahas potensi hubungan antara As dan Turki dalam hal “zona aman” di Suriah tidak dapat dibenarkan, selama masalah kepercayaan antara sekutu-sekutu di NATO belum terselesaikan.

Sebelumnya, Sekjen As, Rex Tillerson, mengatakan bahwa Amerika telah mengusulkan dibuatnya zona aman sepanjang perbatasan Turki dengan Suriah sepanjang 30 km. Merespon hal itu, Cavusoglu mengatakan:

“Kepercayaan kami terhadap As pada periode ini telah hilang. Kami tidak akan membenarkan adanya pembahasan bersama hingga kepercayaan ini datang kembali.”

Pernyataan Menlu Turki ini sesuai dengan pendapat yang disampaikan oleh seorang pejabat senior As yang mengatakan bahwa saat ini Turki sedang tidak siap untuk membahas ususal seperti ini. (fd/al-alam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*