Ankara,LiputanIslam.com—Turki akan batasi berbagai aktivitas yang tidak terkait dengan urusan kemanusiaan di perbatasan Bab al-Hawa, sebuah perbatasan antara Turki dan Suriah. Menteri Bea Cukai Turki, Bulent Tufenkci, mengatakan pada Kamis (10/8), bahwa saat ini Suriah sedang berada di bawah kendali kelompok teroris.

Bulan lalu, Hayat Tahrir al-Sham, sebuah kelompok pemberontak telah menguasai wilayah perbatasan dan sebagian besar Provinsi Idlib selama beberapa hari.

Tufencki menyampaikan kepada NTV bahwa saat ini Turki tengah memberikan pengawasan yang sangat ketat di wilayah perbatasannya dengan Suriah. Tufencki menambahkan bahwa kebijakan ini akan terus berlangsung sampai kekuasaan kelompok militan atas wilayah itu berakhir, atau setidaknya semakin melemah.

Perbatasan yang telah menjadi jalur perdagangan dan bantuan kemanusiaan senilai puluhan juta dolar itu dikhawatirkan akan jatuh ke tangan kelompok militan. Hal ini, mungkin akan menghambat bantuan regional maupun internasional yang melewati perbatasan tersebut.

Sebelum terjadinya krisis, perbatasan Bab al-Hawa merupakan salah satu jalur utama perdagangan senilai milyaran dolar dari Eropa ke wilayah Teluk, melalui Suriah. (fd/NRT)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL