Tunis,LiputanIslam.com-Sekjen Asosiasi Imam Jamaah Tunisia menuntut agar warga negara ini memboikot haji tahun ini. Fadhil Ashur mengatakan, pemasukan yang diperoleh Saudi dari haji justru digunakan untuk memerangi negara-negara Islam serta membunuhi anak-anak di Yaman dan Suriah.

Ashur menyinggung mahalnya ongkos haji di Tunisia, terutama dengan melihat kondisi perekonomian negara yang tidak stabil. Dia berpendapat, sebaiknya biaya haji digunakan untuk memperbaiki kondisi kehidupan masyarakat.

Sebelum ini, Ahmad Adhum (menteri agama Tunisia) mengumumkan bahwa jumlah pendaftar haji Tunisia pada tahun ini mencapai 236 ribu orang, sedangkan kuota tersedia hanya 10.892 orang. Tuntutan pemboikotan haji dan publikasinya di media-media telah memicu amarah para petinggi Saudi.

Dewan pengawas atas kinerja Saudi dalam masalah haji mengumumkan, tahun ini adalah tahun ketujuh warga Suriah tidak bisa melaksanakan ibadah haji. Sementara bagi warga Qatar, ini adalah tahun kedua mereka tidak bisa pergi ke Makkah karena adanya konflik politik.

Dewan ini mengecam Saudi karena telah menghalang-halangi warga Suriah dan Qatar untuk berhaji. Berdasarkan kesepakatan internasional, Saudi tidak berhak melarang muslimin melaksanakan kewajiban haji ini. (af/alalam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*