82327768-71211307Washington,LiputanIslam.com-Untuk kesekian kalinya, Donald Trump sukses membuat publik Amerika dan dunia kebingungan atas sikapnya yang terus berubah-ubah.

Rabu (30/11), pemerintah Pakistan mempublikasikan transkrip perbincangan Trump via telepon dengan Nawaz Sharif, Perdana Menteri Pakistan.

Kendati publikasi transkrip perbincangan telepon pejabat bukan hal lazim, namun yang menjadi bahan pembicaraan adalah nada bicara Trump yang ‘kelewat’ akrab dalam perbincangan ini.

Dalam perbincangannya,, Trump menghujani Sharif dengan pujian-pujian. “Figur berkredibilitas” dan “sosok luar biasa” adalah sebagian pujian Trump kepada Perdana Menteri Pakistan.

“Sekarang ini, saya seolah sedang berbicara dengan orang yang telah lama saya kenal baik. Negara Anda adalah negara luar biasa yang memiliki banyak peluang. Orang Pakistan termasuk orang-orang tercerdas di dunia,”demikian yang disampaikan Trump dalam perbincangan tersebut.

Trump menyatakan kesiapannya mengatasi masalah yang dihadapi Pakistan. Dalam kontak teleponnya dengan Sharif, ia berkata,”Silakan hubungi saya kapan saja, bahkan sebelum saya mulai bertugas 20 Januari nanti.”

Padahal, sebelum ini, sikap Trump terhadap Pakistan sangat bertolak belakang. Di tahun 2012, Trump lewat akun Twitter-nya mengunggah cuitan:”Terus terang saja, Pakistan bukan kawan kita (Amerika). Kita sudah memberi mereka beberapa milyar dolar, tapi mereka membalasnya dengan pengkhianatan dan penghinaan.”

Selama kampanye pilpres, Trump juga berulangkali memuji-muji India, rival utama Pakistan. Menurut Trump, dalam pemerintahannya, Amerika dan India akan menjadi dua sahabat terbaik. (af/farsnews/yjc/irna)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL