Washington,LiputanIslam.com-Donald Trump menanggapi kritik Rex Tillerson kepadanya dengan nada menghina. Presiden AS mengatakan, saat itu tak ada peluang untuk terbebas lebih cepat dari “keburukan Tillerson.”

Trump memecat Tillerson dari jabatan menlu AS pada tahun lalu, dan menggantikannya dengan Mike Pompeo. Salah satu perselisihan Trump dengan Tillerson adalah dukungan menlu AS saat itu agar Washington tidak keluar dari JCPOA.

“Mike Pompeo melakukan tugasnya dengan sangat baik. Saya sangat bangga dengannya. Pendahulunya, Rex Tillerson, tidak punya kapasitas nalar yang cukup. Dia idiot dan pendiam seperti batu. Saya tidak bisa membebaskan diri darinya lebih cepat. Dia orang yang luar biasa pemalas,”cuit Trump dalam akun Twitter-nya.

Trump mengklaim. Kedatangan Pompeo membawa “semangat baru” ke Kementerian Luar Negeri AS.

Sebelum ini, Tillerson mengkritik kepribadian Trump saat diwawancarai CNN.

Saat diminta untuk mendeskripsikan Trump, awalnya Tillerson tertawa, lalu berkata,”Sebelum Trump meminta saya menjadi menlu, saya belum pernah bertemu dengannya sama sekali.”

“Dia bertindak berdasarkan gejolak hatinya. Terkadang dia tampak bertindak tanpa berpikir, meskipun dia tidak berniat untuk menjadi seperti itu. Saya rasa, dia sebenarnya ingin bekerja berdasarkan instingnya,”lanjut Tillerson.

Sebelum dipilih menjadi menlu AS, Tillerson adalah menjabat sebagai CEO perusahaan ExxonMobil. Dia mengaku, sebagai orang yang bekerja di sebuah perusahaan yang sistematis dan teratur, dia tertantang untuk bekerja dengan orang yang tak punya aturan.

“Dia tidak suka membaca, tidak menelaah laporan-laporan, dan tidak suka mendalami detil-detil permasalahan. Dia hanya berkata,’Dengar, ini adalah hal yang saya yakini. Kalian bisa meyakinkan saya bahwa saya salah.’ Tapi sering kali Anda tidak bisa melakukan hal tersebut (meyakinkan Trump bahwa dia keliru),”tandasnya. (af/alalam)

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*