Washington,LiputanIslam.com-Kanal CNN melaporkan, Donald Trump bersikeras agar negara-negara Arab setidaknya menanggung biaya keberadaan pasukan AS di Timur Tengah. Hal ini disampaikan Trump dalam rapat Dewan Keamanan Nasional AS, Kamis (5/4).

Trump menganggap, dukungan para sekutu AS terhadap keberadaan militer negara ini di Timur Tengah “tidak mencukupi.” CNN menyatakan, Trump dalam sejumlah pertemuan khusus berulangkali mengeluhkan kurangnya sumber dana dari negara-negara Teluk, seperti Saudi dan UEA, untuk memerangi ISIS.

Trump, menurut CNN, pernah berkata bahwa jika AS meninggalkan Timteng, maka raja-raja di kawasan itu harus berpamitan dengan jet pribadi dan gaya hidup mewah mereka.

CNN mengutip dari sebuah sumber, bahwa Trump pernah berkata kepada seorang raja di kawasan Teluk,”Tanpa adanya kami, kalian tak bisa bertahan, walau hanya untuk dua minggu. Jika itu terjadi, kalian harus terbang dengan pesawat penumpang biasa.”

Trump dalam pertemuan Kamis kemarin mengaku, negara-negara Teluk berkomitmen untuk memberikan anggaran lebih banyak “guna mengembalikan stabilitas ke Suriah.” Menurut CNN, salah satu dari mereka adalah Saudi, yang disebut-sebut akan menggelontorkan dana 4 milyar dolar. Meski demikian, para pejabat yang hadir di pertemuan tersebut mengaku tidak tahu bagaimana Trump bisa begitu yakin atas hal tersebut.

Pada pekan lalu, Trump berpendapat bahwa AS harus segera pergi dari Suriah. Namun pada Selasa (3/4) lalu ia berkata, AS akan tetap berada di Suriah jika Saudi bersedia menanggung biayanya. Dalam pertemuan kemarin, Trump dikabarkan menyetujui keberadaan jangka pendek militer AS di Suriah, tapi dia berkata, misi AS tidak boleh lebih dari “mengalahkan ISIS.” (af/alalam/fars)

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL