Washington,LiputanIslam.com-Presiden AS mengatakan, negaranya telah mengeluarkan biaya terlalu besar di Timur Tengah.

”Hingga tiga bulan lalu, kita telah menghabiskan tujuh trilyun dolar di Timur Tengah; bukan milyar atau juta, tapi trilyun. Belum pernah ada yang mendengar kata trilyun sebelum ini,”kata Trump dalam pidatonya di Richfield,Ohio.

“Tiap kali kita membangun sekolah di sana, mereka meledakkannya. Kejadian serupa terulang saat kita membangun lagi. Sekarang ini sekolah yang kita bangun lagi belum dihancurkan, tapi pasti akan bernasib serupa,”ujarnya.

Trump mengklaim, di lain pihak, jika dia ingin membangun sekolah di Ohio atau San Fransisco, pihak federal tidak bersedia memberikan dana.

“Kita menghabiskan tujuh trilyun dolar di Timur Tengah, tapi tidak bisa mengambil anggaran untuk pasukan kita,”lanjutnya.

Trump lalu berbicara soal ide lamanya tentang menguasai sumur-sumur minyak di Timur Tengah. Dia berkata,”Kita mengeluarkan tujuh trilyun dolar, tapi tak bisa mengambil minyak mereka. Saat saya masih sebagai warga biasa, saya selalu menyarankan untuk mengambil minyak mereka. Jika kita melakukannya, kita tak akan menghadapi masalah.”

“Andai kita mengambil minyak mereka, tak akan ada ISIS. ISIS menguras minyak mereka dan membelanjakannya, sementara kita tidak melakukannya.”

Sebelum terpilih sebagai presiden, Trump berpendapat bahwa Washington harus mengambil minyak Timur Tengah sebagai imbalan melindungi keamanan negara-negara kawasan. Menurutnya, Saudi adalah salah satu negara yang berhutang budi kepada AS, dan sebagai balas saja, Riyadh harus memberikan uang kepada Washington.

Dalam pertemuannya dengan Muhammad bin Salman, Trump menyarankan agar Saudi menjalin kontrak transaksi senjata yang lebih besar dengan AS, sebab “uang-uang ini tidak artinya bagi Anda.” (af/alalam/fars)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*