Kuwait City,LiputanIslam.com-Pemerintah AS yang sedang mencari sumber bantuan dana untuk ‘memerangi’ ISIS di Suriah, secara resmi telah meminta Kuwait untuk memberikan sumbangan perang.

Menurut berita yang dinukil IRNA dari koran Kuwait, al-Rai, pemerintah AS memperkirakan biaya untuk memerangi ISIS mencapai 20 milyar dolar.

Kendati Kuwait tengah berkutat dengan sedikitnya sumber-sumber keuangan, namun negara ini tetap menyetujui proposal Trump. Diperkirakan bahwa Kuwait akan memberikan bantuan dua hingga enam milyar dolar.

Kuwait telah meningkatkan kerjasamanya dengan AS setelah menjadi markas regional NATO dalam setahun terakhir ini. Banyaknya serdadu AS yang melintasi Kuwait dari Irak telah menjadikan negara ini sebagai negara strategis dari sisi geografi untuk memerangi ISIS.

Di kancah dalam negeri, Kuwait telah memberlakukan sejumlah kebijakan seperti mengawasi aktifitas badan-badan amal dan melarang lembaga-lembaga tanpa sertifikat guna mencegah pengumpulan dana secara ilegal. Namun Washington dan negara-negara Barat menghendaki agar Kuwait memberlakukan kebijakan ini secara lebih ketat.

Meski pemerintah Kuwait telah mengambil sejumlah langkah untuk memerangi terorisme, namun sejumlah warga negara ini telah pergi ke Irak dan Suriah untuk bergabung dengan ISIS serta Jabhat al-Nusra. Hingga kini, pemerintah Kuwait belum sanggup mengontrol warganya tersebut. (af/irna)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL