Washington,LiputanIslam.com-Dikutip dari Sputnik, Donald Trump berupaya menjustifikasi saat dirinya ditertawakan hadirin di sidang umum PBB, Selasa (25/9). Dia mengklaim, mereka bukan menertawakan dirinya, tapi justru tertawa bersamanya.

Dalam sebuah konferensi pers, Trump mengaku bahwa tawa yang diperdengarkan hadirin saat pidato panjangnya bukan untuk mengejeknya.

“Mereka tidak menertawakan saya, tapi tertawa bersama saya. Tawa mereka sangat menarik dan bukan untuk mengolok-olok saya,”ujarnya.

Meski demikian, Trump tidak menjelaskan, atas dasar apa dia menafsirkan tawa hadirin dalam sidang umum PBB tersebut.

Di menit-menit pertama, pidato Trump, yang menyanjung kinerja pemerintahannya, sukses memicu gelak tawa hadirin di sidang.

Hadirin tertawa saat Trump berkata, pemerintahannya dalam kurun waktu kurang dari dua tahun telah bekerja lebih banyak dari setiap pemerintah dalam sejarah AS. Saat melihat hadirin tertawa, Trump hanya tersenyum dan mengaku bahwa dia tidak menyangka respon semacam itu. (af/yjc)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*