Washington,LiputanIslam.com-Dilansir oleh Straits Times, presiden AS menyatakan tak ada yang layak digelari “Person of The Year” majalah Time kecuali dirinya.

Saat Donald Trump ditanya: siapa yang mungkin dipilih Time sebagai “Person of The Year 2018,” dengan penuh ‘percaya diri’ dia menjawab, dirinya tak bisa membayangkan orang selain dirinya yang akan terpilih.

“Kini mereka menyebutnya ‘Person of The Year’, bukan? Tidak lagi disebut ‘Man of The Year.’ Saya tidak tahu, itu tergantung kepada majalah Time. Saya tidak bisa memikirkan orang selain saya untuk mendapat gelar tersebut. Bisakah Anda membayangkan orang selain Trump untuk terpilih sebagai ‘Person of The Year’?”ujar Trump.

Pada tahun 2016 lalu, Trump dipilih Time sebagai Person of The Year usai memenangi pilpres AS. Usai dipilih, dia mengatakan kepada para wartawan, gelar ini merupakan sebuah kehormatan dan sangat berarti baginya. Padahal, sebelum itu, dia kerap mengkritik pilihan-pilihan Time untuk gelar serupa.

Saat Time memilih “para pengunjuk rasa” sebagai Person of The Year pada 2011, Trump mengecam pilihan tersebut. Pada tahun 2017 lalu, Trump juga sempat mengklaim, ada kemungkinan dirinya akan kembali mendapatkan gelar tersebut. Namun ternyata impiannya tidak terwujud.

Sejak 1927, majalah Time selalu memberikan gelar Person of The Year kepada tiap individu atau kelompok yang paling menarik perhatian, positif atau negatif, di tahun tersebut. Hingga tahun 1988, gelar itu dinamai Man of The Year. (af/yjc)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*