Los Angeles,LiputanIslam.com-Seorang wanita yang menuduh Donald Trump melakukan pelecehan seksual atas dirinya, akhirnya mengadukannya ke pengadilan.

Summer Zervos adalah salah satu peserta dalam acara “The Apprentice” yang diadakan Trump di televisi. Dia mengaku menjadi korban pelecehan seksual Trump pada tahun 2007.

Dalam konferensi pers Selasa (17/1) kemarin, Summer menyebut Trump sebagai “pembohong” dan “pengganggu wanita.” Dia mengklaim telah dihina dan direndahkan presiden baru AS ini.

Dalam wawancara dengan pers di Los Angeles, Summer berkata,”Trump tidak menarik omongannya seperti yang saya inginkan. Sebab itu, saya tak punya pilihan selain mengadukannya demi menjaga martabat saya.”

Gloria Allred, pengacara Summer, menyatakan kliennya telah menjalani uji deteksi kebohongan.

Selain Summer, hingga kini ada sejumlah wanita yang menuduh Trump melakukan pelecehan seksual. Tuduhan ini dialamatkan kepada Trump saat persaingan dalam pilpres lalu.

Menurut Allred, Trump berulangkali menyebut para wanita ini sebagai “pembohong” di depan khalayak. Hal ini menimbulkan keresahan para wanita tersebut.

“Andai Trump menarik tuduhan pembohong dari para wanita itu dan mengakui perbuatannya atas mereka, Zervos bersedia mencabut pengaduannya,”tutur Allred.

Di lain pihak, Trump mengklaim, tuduhan-tuduhan ini adalah bagian dari konspirasi untuk mendiskreditkan namanya.

Diperkarakannya Trump ke pengadilan terjadi tiga hari sebelum ia dilantik menjadi presiden baru Amerika. (af/presstv)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL