Singapura,LiputanIslam.com-Tajuk berita situs CNBC menyebutkan, absennya presiden AS di KTT ASEAN di Singapura bisa menjadi bukti bahwa Washington tidak berkomitmen kepada Asia dan para sekutunya.

Hal ini dinyatakan Alex Capri, seorang dosen senior di Universitas Nasional Singapura, Kamis (15/11). Di depan para mahasiswa, ia mengatakan,”Di saat kekuatan-kekuatan regional Asia, seperti China, Jepang, dan India berupaya mendapat dukungan AS untuk sistem perdagangan multipihak, absen terencana Trump mungkin memicu pertanyaan soal komitmen Washington terhadap Asia dan Pasifik.”

“Ini menunjukkan bahwa tak seperti yang dibayangkan para sekutu AS, Washington tidak berkomitmen kepada mereka,”tambahnya.

Rencananya, Trump akan diwakili Mike Pence (wapres AS) dalam KTT ke-33 ASEAN di Singapura. Pence dikabarkan akan mengutarakan pandangan AS tentang penguatan perdagangan bebas dan terbuka di Samudera Hindia.

Capri berpendapat, statemen dan simbol-simbol sangat penting. “Siapa yang datang, apa yang digulirkan di meja perundingan, apa topik yang dibahas, ini semua penting. Menurut saya, seharusnya kedatangan Trump di KTT ini sangat simbolis,”ujarnya.

Namun tidak semua orang sepakat dengan Capri, salah satunya adalah Dane Chamorro. Anggota senior di biro konsultasi strategis ini dalam wawancara dengan CNBC mengaku, dia percaya Pence dapat melakukan tugasnya dengan baik.

“Saya tidak meremehkannya (Pence). Dia sanggup memaparkan kepentingan-kepentingan AS dengan tepat,”ujar Chamorro. (af/alalam/irna)

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*