Washington,LiputanIslam.com-Menjelang berakhirnya tahun 2017, Donald Trump membukukan rekor sebagai presiden Amerika yang paling banyak cuti dalam tahun pertama kepemimpinannya.

Menurut laporan situs Politicus USA, Trump menghabiskan sepertiga (111 hari) dari tahun pertama kerjanya sebagai presiden dengan berlibur.

Presiden Amerika sebelumnya, Barrack Obama, hanya mengambil cuti 26 hari di tahun pertama pemerintahannya.

Di antara para presiden dari Partai Republik, Ronald Reagan cuti selama 42 hari, George Bush Sr. 40 hari, dan George Bush Jr.69 hari.

Sementara itu, Jimmy Carter dan Bill Clinton, dua presiden terdahulu dari Republik dan Demokrat, secara berurutan melewatkan 16 dan 21 hari tahun pertamanya dalam liburan.

Politicus USA mengungkapkan, Trump sepanjang masa kampanyenya berkoar bahwa rivalnya, Hillary Clinton, tidak memiliki energi untuk memimpin negara. Namun setelah ia menempati Gedung Putih, ternyata ia justru memecahkan rekor sebagai presiden termalas Amerika.

Cuti Bush Jr. selama 69 hari sudah memicu protes di masa itu. Namun tampaknya dibandingkan Trump, Bush Jr.presiden yang lebih giat bekerja.

Situs Amerika ini menyatakan, raihan terpenting Trump di tahun pertamanya bukan pengesahan draf reformasi UU pajak, tapi “pembuktian bahwa tidak semua orang bisa menjadi presiden.” Jika para pemilih akan memberikan suara mereka pada pilpres 2020 nanti, mereka harus memilih presiden yang tidak menganggap tanggung jawabnya seperti cuti tanpa gaji. (af/alalam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*