Washington,LiputanIslam.com-Donald Trump masih tak berhenti merilis statemen-statemen kontroversial. Baru-baru ini, dia mengolok-olok presiden pendahulunya dan menyatakan keinginannya untuk menjadi presiden AS selamanya.

Menurut laporan CNN, dalam pertemuan tertutup dengan para donatur Partai Republik di Florida, Trump menyalahkan George Bush atas invasi Irak pada 2003.

Ini bukan kali pertama dia mengkritik invasi tersebut dan tindakan presiden AS saat itu. Di masa kampanye pilpres 2016, Trump juga kerap menghujani Bush dengan kecaman.

“Kita (pemerintah AS) seperti orang-orang idiot di dunia, karena negara kita diatur oleh para politisi yang buruk untuk waktu yang lama,”ujarnya.

“Lihatlah Bush yang benar-benar ‘jenius’ (yang memulai invasi Irak). Kalian bisa melihat informasi-informasi luar biasa (tentang keberadaan senjata pemusnah massal Irak) dari biro-biro intelijen.”

Seperti diketahui, Bush mengklaim Saddam Hussein memiliki senjata pemusnah massal. Hal ini dijadikan dalih AS untuk menginvasi Irak pada 2003 lalu.

Trump juga menyinggung tentang dihapusnya aturan pembatasan jabatan dua periode presiden China. Dia berbicara soal kemungkinan melakukan hal serupa di AS.

“Dia (Xi Jinping) akan menjadi presiden (China) seumur hidupnya. Dia sungguh luar biasa karena berhasil melakukan tindakan ini. Saya rasa, kita juga bisa mengujinya (menjadikan jabatan presiden seumur hidup) suatu hari nanti,”seru Trump. (af/alalam/fars)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*