Washington,LiputanIslam.com-Presiden AS melalui Twitter melontarkan ancaman, bahwa pekan depan ia akan menutup sebagian besar perbatasan negaranya dengan Meksiko.

Sembari menuduh Demokrat di kongres berupaya melemahkan undang-undang imigrasi di AS, Donald Trump mengatakan,Meksiko memiliki undang-undang terkuat di bidang imigrasi. Dia mengklaim, negara tersebut memperoleh devisa lebih dari 100 milyar dolar dari AS.

Dia menegaskan, negaranya harus segera memperkuat undang-undang imigrasi. Trump juga meminta Meksiko melarang masuknya imigran gelap ke wilayah AS melalui negara tersebut.

“Jika Meksiko tidak mencegah masuknya semua imigran ilegal, saya akan menutup semua atau sebagian besar perbatasan Meksiko,”cuitnya.

Isu masuknya para imigran ilegal melalui perbatasan selatan AS telah menjadi kontroversi sejak Trump menjabat sebagai presiden. Isu ini telah berkali-kali memicu perseteruan antara Trump dengan Partai Demokrat.

Saat kampanye pilpres 2016 lalu, Trump berjanji akan membangun tembok penghalang di perbatasan AS-Meksiko. Tujuannya adalah mencegah masuknya para imigran ilegal.

Trump berkeyakinan, kebanyakan tindak kriminal di AS, termasuk pembunuhan dan penyelundupan obat-obat terlarang, terkait dengan para imigran ilegal. Namun sejumlah lembaga keamanan, seperti FBI, tidak mendukung pendapat Trump.

Perdebatan terkait pembangunan tembok perbatasan di awal tahun 2019 telah berujung pada shutdown pemerintahan federal AS selama 35 hari. Ini merupakan rekor shutdown terlama sepanjang sejarah AS.

Partai Demokrat menentang pembangunan tembok perbatasan tersebut. Sebab itu, mereka menolak pembiayaan pembangunan tembok itu.

Di awal masa jabatannya, Trump berujar bahwa Meksiko akan menanggung anggaran pembangunan tembok tersebut. Namun belakangan, dengan adanya bantahan dari pejabat Meksiko dan permohonan anggaran dari kongres, terbukti bahwa Trump hanya berbohong. (af/alalam/irna)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*