Washington,LiputanIslam.com-Presiden AS pada hari Kamis (1/8) mengancam negara-negara Eropa, jika mereka tidak melaksanakan janji untuk menerima 2500 teroris asing ISIS yang ditangkap di Suriah dan Irak, maka Washington akan membebaskan para teroris tersebut.

Sebelum ini, Donald Trump kerap mengkritik negara-negara Eropa, lantaran dinilainya enggan menerima kembali warga mereka yang bergabung dengan ISIS.

BacaUni Eropa Sesalkan Sanksi AS atas Menlu Iran

“Kami memiliki 2500 petempur ISIS, dan kami ingin agar Eropa segera menerima mereka. Kami akan menunggu apakah mereka akan menerima atau tidak. Jika tidak, kemungkinan kami terpaksa membebaskan para teroris itu,”ujar Trump.

Ini bukan kali pertama Trump menuntut negara-negara Eropa menerima para warganya yang pergi ke Suriah dan Irak untuk menjadi anggota ISIS.

Pada Februari lalu, Trump melalui Twitter meminta agar Prancis, Jerman, Inggris, dan negara-negara Eropa lain untuk menerima dan mengadili 800 teroris ISIS yang ditangkap AS.

Dalam tweet tersebut, Trump juga mengancam akan membebaskan para teroris itu, jika mereka tidak diterima negara-negara asal mereka. Ancaman tersebut direspon negatif oleh negara-negara Eropa saat itu. (af/alalam)

Baca Juga:

Anggota Kongres AS: Mengkritik Israel Sama dengan Menaati HAM

CNN Rilis Daftar Kebohongan Terbaru Trump Soal Iran

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*