Yerussalem,LiputanIslam.com—Pejabat senior administrasi Donald Trump mengatakan kepata Reuters pada Sabtu (2/12) bahwa Trump akan mengumumkan pengakuan AS bahwa Ibu Kota Israel adalah Yerussalem. Kebijakan ini mungkin akan semakin membakar ketegangan di Timur Tengah.

“Presiden AS nampaknya akan membuat deklarasi kontroversial dalam pidatonya minggu depan,” ucapnya.

Selain itu, Reuters melaporkan bahwa Donald Trump juga diharapkan untuk menunda kampanyenya memindahkan kedutaan AS dari Tel Aviv ke Yerussalem, sampai keputusan final tercapai.

Yerussalem adalah rumah untuk orang-orang Kristen, Muslim, dan situs suci orang-orang Yahudi. Kota inilah yang menjadi pusat konflik Israel-Palestina selama ini. Selama perang Israel pada 1967, mereka telah berhasil menguasai setengah kota dan telah mengklaim bahwa setengah kota itu sebagai milik mereka. Namun, di saat yang sama, orang-orang Palestina juga mengakui hal yang sama. Rakyat Palestina mengharapkan agar Yerussalem Timur menjadi Ibu Kota Palestina di masa yang akan datang. (fd/TheIndianExpress)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL