Khartoum,LiputanIslam.com-Kemenlu Sudan menyesalkan travel warning yang dikeluarkan kemenlu Amerika. Warga Amerika diperingatkan untuk berhati-hati saat mengunjungi Sudan, khususnya di kawasan Darfur, Blue Nile, dan selatan Kordofan.

Kemenlu Sudan menyatakan, peringatan ini berpangkal pada ketidaktelitian dan berlawanan dengan statemen Amerika soal upaya Khartoum dalam memerangi terorisme.

Sudan menyatakan bahwa dari sisi keamanan dan politik, negara ini dalam kondisi stabil. Sudan mengaku, kemajuan ini telah diapresiasi oleh sejumlah negara dan organisasi internasional.

“Sebagaimana Amerika telah menghapus embargo ekonomi atas Sudan, semestinya mereka juga mengambil langkah positif terkait hal ini. Amerika harus memberi perhatian terhadap upaya Sudan memerangi terorisme dan mengkaji ulang travel warning terkait Sudan. Presiden telah mengumumkan gencatan senjata di Darfur, Blue Nile, dan selatan Kordofan. Pasukan Sudan juga siap melindungi keamanan orang-orang yang berkunjung ke negara ini,”demikian yang disampaikan kemenlu Sudan dalam statemennya.

Kemenlu Amerika pada Kamis lalu (19/10) menyatakan, warga Amerika mesti waspada jika hendak pergi ke Sudan, sebab ada bahaya terorisme, konflik bersenjata, dan tindak kriminal di negara Afrika tersebut.

Kendati Washington telah mencabut embargo ekonomi dan perniagaan Sudan, nama negara ini masih tercantum dalam daftar negara pendukung terorisme yang disusun Amerika. (af/irna)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL