iran menlu javad zarif Teheran, LiputanIslam.com – Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif menegaskan bahwa baik sukses maupun tidak perundingan nuklir Iran dengan Kelompok 5+1, Iran tetap diuntungkan oleh keadaan.

Sebagaimana dilansir Alalam, hal itu dia ungkapkan dalam pertemuan dengan Dewan Ahli Kepemimpinan Iran di Teheran, Selasa (10/3/2015). Pada kesempatan itu dia telah berbicara mengenai Islamfobia, tekanan terhadap Iran, dukungan kepada terorisme atas nama kebebasan, dan berbagai dimensi kebijakan Barat dan kaum arogan dunia dalam konteks tersebut.

Menyinggung soal surat 47 senator AS kepada pemerintah Iran mengenai rencana mereka untuk semua kesepakatan AS dengan Iran pasca Presiden AS Barack Obama nanti, Zarif menyebutnya sebagai aksi yang tak lazim dalam dunia diplomatik dan menunjukkan bahwa AS memang tidak dapat dipercaya.

Namun demikian, lanjutnya, apapun yang terjadi Iran tetap diuntungkan oleh keadaan.

“Sukses ataupun tidak perundingan ini, kita tetap beruntung. Sebab dalam beberapa tahun ini kita telah mewujudkan berbagai raihan dan prestasi berupa kehormatan dan kemandirian. Prestasi ini tidak mungkin dapat digugurkan. Amerika Serikat (AS) dan Barat mengakui realitas ini,” ungkapnya.

Dia menambahkan bahwa Barat telah menjadi alat untuk menekan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Menurutnya, hal demikian bukanlah sesuatu yang baru dalam 36 sejarah revolusi Iran. Selama ini Iran telah menjadi sasaran kebencian dan konspirasi kekuatan-kekuatan arogan dunia yang ditunjukkan antara lain dengan meloloskan invasi Irak di era Saddam Hossein terhadap Iran serta kesepakatan nomor 598 mengenai penghentian perang.

Lebih jauh dia menyinggung banyaknya prestasi yang telah diraih Iran, termasuk di bidang nuklir dan negosiasi nuklir, walaupun negara ini menjadi sasaran aksi boikot dan sanksi dari Barat.

Menurutnya, kegigihan upaya diplomatik Iran melalui berbagai perundingan yang berlangsung dalam beberapa bulan terakhir berhasil mengubah pandangan pihak lawan, meskipun dalam perundingan dengan AS terjadi banyak kendala yang datang dari kalangan garis keras dalam Kongres AS. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*