Islamabad, LiputanIslam.com –  Menlu Iran Mohammad Javad Zarif menegaskan bahwa seandainya Arab Saudi diserang oleh pihak asing maka Iran akan menjadi negara yang terdepan dalam membela Saudi.

Sebagaimana dilansir Al-Alam, Selasa (13/3/2018),hal tersebut dia tegaskan dalam kunjungan kenegaraannya ke Pakistan sembari memastikan bahwa pada dasarnya tidak ada alasan apapun untuk permusuhan antara Teheran dan Arab Saudi,.

Zarif menyayangkan upaya pemerintah Riyadh mengesankan kepada khalayak dunia bahwa Saudi terancam oleh Iran dan merasa bahwa upaya ini akan memenuhi interes Saudi.

Zarif memulai kunjungan tiga harinya ke Pakistan pada Minggu lalu (11/3/2018). Di situ dia mengadakan pertemuan dengan para pejabat senior Pakistan, termasuk perdana menteri, menlu, mendagri, ketua senat, dan kepala staf angkatan bersenjata dengan tujuan menguatkan hubungan  bilateral di bidang keamanan dan ekonomi.

Seperti diketahui, hubungan Iran-Saudi memburuk dalam beberapa tahun terakhir akibat perbedaan kebijakan keduanya dalam berbagai isu Timteng, termasuk perang Suriah dan perang Yaman. Keduanya bahkan disebut-sebut terlibat dalam perang proksi di Suriah dan Yaman.

Berbeda dengan Iran, Pakistan menjalin hubungan baik dengan Saudi. Pakistan bahkan tercatat sebagai sekutu Saudi sehingga Saudi sempat berharap Pakistan terlibat dalam serangan ke Yaman, namun Pakistan menolaknya karena persekutuan antara keduanya ternyata tidak sejauh itu. Sikap Pakistan ini sama dengan sikap Turki ketika Saudi mengharapkannya ikut berpartisipasi dalam upaya menumpas kelompok Ansarullah (Houthi) di Yaman. (mm/alalam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*