Nasrin Abdullah

Arbil, LiputanIslam.com –  Pasukan Unit Perlindungan Rakyat Kurdi (YPG) di bagian utara Suriah menyatakan telah berhasil membebaskan 90 wanita penganut sekte Yazidi dari cengkraman kelompok teroris takfiri ISIS di kota Raqqa, Suriah utara.

Nasrin Abdullah, komandan pasukan wanita YPG kepada Sharpress di Arbil, Irak, Jumat (18/8/2017), mengatakan, “Sejauh ini YPG telah berhasil membebaskan dari tangan ISIS di Raqqa sebanyak 90 wanita Yazidi penduduk kota Sinjar, provinsi Nineveh, Irak, yang selama ini telah diperlakukan oleh ISIS sebagai budak seks.”

Dia menambahkan, “Para wanita ini telah diserahkan kepada dewan administrasi kota Sinjar untuk kemudian dikembalikan kepada keluarga mereka.”

Ketika menduduki Sinjar, di barat Mosul, Irak utara, pada tahun 2014 ISIS melakukan berbagai aksi kejam berupa pembantaian massal kaum pria Yazidi serta penawanan kaum wanitanya untuk dijadikan sebagai budak yang bahkan juga dijual belikan di pasar-pasar Raqqa dan Mosul.

Menurut data yang ada, sejauh ini sebanyak 3048 orang yang 1092 di antaranya ibu-ibu, 334 pria dewasa, 819 gadis, dan 803 anak laki-laki, berhasil dibebaskan dari tangan keji ISIS.

Menurut Nasrin Abdullah, dewasa oini sebanyak 65 kota di Suriah berada di bawah kendali pasukan YPG.

Dia juga menyebutkan adanya kontak senjata YPG dengan tentara Turki di kota Afrin.

“Tentara Turki secara berkala membom berbagai kawasan Kurdi di kota Nasrin, dan pasukan kamipun membalas serangan mereka,” katanya.

Mengenai sikap Amerika Serikat (AS) dan Rusia terhadap serangan militer Turki terhadap milisi Kurdi Suriah dia mengaku pihaknya sudah memberitahukan hal itu kepada AS maupun Rusia, namun keduanya tidak menunjukkan sikap yang transparan terhadap tindakan Turki tersebut. (mm/irna)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL