Arab_world_and_IranAmman, LiputanIslam.com – Menteri Luar (Menlu) Negeri Yordania Nasser Judeh dan Sekjen Liga Arab Amr Moussa menyatakan harapannya agar dilakukan dialog secara terbuka antara Arab dan Iran pasca kesepakatan nuklir Iran dengan negara-negara terkemuka dunia yang tergabung dalam kelompok P5+1. Demikian dilaporkan CNN dan dikutip oleh IRNA.

Imbauan dialog Arab dengan Iran dikemukakan dalam salah satu sidang umum orang-orang Yordania yang diselenggarakan di kawasan sekitar Laut Mati hingga Kamis (30/7).

Menlu Yordania menyambut baik kesepakatan nuklir Iran dan menyatakan negaranya tidak ingin menggunakan standar ganda, melainkan bermaksud menjauhi faktor-faktor instabilitas dan ketegangan di kawasan.

“Kami ingin mengarah kepada dialog, dan kami menyatakan bahwa kesepakatan (nuklir Iran) ini dapat menjadi satu langkah penting dan merupakan sebuah gerbang besar untuk dialog mengenai berbagai persoalan,” ujar Nasser Judeh.

Ungkapan senada juga dinyatakan Sekjen Liga Arab Amr Moussa.

“Meskipun ada beberapa persoalan antara kita dan Iran, namun negara ini bukan dan jangan sampai menjadi musuh kita,” tegasnya.

Dia menyebutkan persiteruan yang sudah lama terjadi adalah antara negara-negara Arab di satu pihak dan Rezim Zionis Israel di pihak lain..

“Ada permusuhan lama antara negara-negara Arab dan Israel yang sampai detik ini masih bersikeras untuk menistakan hak orang-orang Palestina,” katanya.

Dia lantas mengingatkan adanya perbedaan yang tajam antara sengketa Arab dengan Israel dan perselisihan Arab dengan Iran. Menurutnya, tak seperti dengan Israel, masih ada peluang untuk mencapai kesefahaman dan kesepakatan antara Arab dan Iran. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL