kubah sakhrah

Bangunan Kubah Sakhrah dan bongkahan batu yang dimuliakan di dalamnya. Bangunan ini sedemikian masyhur dan banyak terpajang fotonya sehingga banyak orang mengiranya Masjid al-Aqsa.

BaitulMaqdis, LiputanIslam.com – Koran Israel Yedioth Ahronoth (YA) menyatakan Israel beruntung karena upaya peledaka Kubah Sakhrah di Masjid al-Aqsa, Baitul Maqdis (Jerussalem) gagal, sebab seandainya terlaksana maka akan terjadi kobaran api raksasa di Timur Tengah yang akan melalap Israel.

“Beberapa organisasi warga Israel bermaksud meledakkan Kubah Sakhrah di Masjid al-Aqsa melalui seorang pemuda Amerika Serikat (AS), tapi rencana itu gagal. Tercegahnya aksi demikian telah membuat Israel selamat dari kobaran api raksasa di Timur Tengah,” tulis YA, Jumat (9/1/2015).

Menurut YA, pemuda asal Texas, AS, Adam Everett Livvix, 30 tahun, telah diarahkan oleh jaringan-jaringan ekstrimis Kristen-Zionis untuk menyiapkan dua skenario serangan terhadap Kubah Sakhrah. Skenario pertama adalah dengan menembakkan roket ke sasaran, sedangkan skenario kedua ialah menabrakkan pesawat kecil tanpa awak yang membawa bahan peledak.

Otoritas Israel mengatakan bahwa Livvix merasa bangga bermaksud menjalankan misi tersebut.

Dia ditangkap di Israel pada 19 November 2014 karena diduga memiliki senjata secara ilegal, tinggal di Israel secara ilegal, dan merencanakan serangan teror. Selain dia, satu rekannya yang merupakan tentara Israel juga ditangkap.

aat diinterogasi dia mengatakan, “Akan terjadi perang besar di Timur Tengah. Saya ikut berperang melawan orang Islam, dan setelah itu Israel akan berubah menjadi sebuah imperium besar yang meliputi Suriah, Lebanon dan Irak, dan semua orang Palestina akan terusir dari Israel.”

Dia ditangkap setelah ada orang yang mengetahui rencana teror Livvix dan kemudian melaporkannya kepada polisi Israel. Namun, seperti yang sudah-sudah, pengacaranya mengatakan bahwa dia menderita sakit jiwa.

Kejadian serupa juga pernah terjadi antara lain pada tahun 1969. Saat itu seorang pemuda Israel telah membakar sebagian bangunan Masjid al-Aqsa, tetapi kemudian oleh kaum Zionis dinyatakan gila agar dia lolos dari hukuman.

Kubah Sakhrah (Kubah Batu/Dome of Rock) adalah peninggalan arsitektur Islam terpenting setelah Masjid al-Aqsa di Baitul Maqdis. Masjid al-Aqsa sendiri adalah salah satu contoh tertua peninggalan seni arsitektur dalam peradaban Islam. Sedangkan Kubah Sakhrah yang berada di komplek Masjid al-Aqsa juga sedemikian tersohor dan lebih banyak terpajang fotonya daripada foto Masjid al-Aqsa sehingga banyak orang mengiranya sebagai Masjid al-Aqsa.

Sakhrah adalah bongkahan batu besar yang dimuliakan oleh tiga agama Islam, Kristen dan Yahudi. Dalam Islam, beberapa hadis menyebutkan bahwa dari atas batu itu Rasulullah saw mengendarai kuda Bouraq memulai perjalanan mikrajnya ke langit. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*