oil-price-fall1TelAviv, LiputanIslam.com – Koran Israel Yedioth Ahronoth (YA) melaporkan bahwa jatuhnya harga minyak merupakan “mukjizat” yang sangat menguntungkan Israel serta berpengaruh besar dan positif bagi keamanan negara Zionis ini.

Hanya saja, lanjut YA, semua ini menguntungkan Israel selagi Presiden Rusia “bersikap moderat” dan jatuhnya harga minyak ini berlangsung lama.

Menurut YA, pihak yang paling dirugikan oleh anjloknya harga minyak adalah Iran yang ekonominya banyak bergantung pada minyak, bukan Rusia sebagaimana disebutkan dalam berita utama berbagai media internasional.

YA memastikan bahwa kondisi ini akan memaksa Iran mengurangi bantuannya kepada Suriah dan Hizbullah karena menjadi beban bagi perekonomian Iran.

Menurut berbagai laporan, negara-negara eksportir minyak, termasuk anggota OPEC, berharap Arab Saudi bersedia menurunkan volume produksinya demi mengendalikan harga minyak, namun Riyadh mengabaikan harapan itu demi menekan Rusia dan Iran.

Situs berita Swissinfo dalam laporannya tentang ini menyebutkan bahwa bersama Amerika Serikat, Saudi sedang menggunakan senjata pamungkasnya berupa minyak untuk menekan Rusia dan Iran.

Menteri Perminyakan Arab Saudi Ali Al-Naimi pekan lalu menyebut fluktuasi harga minyak sebagai sesuatu yang alami, walapun anjloknya harga minyak kali adalah yang terendah sejak 2009. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL