kamp yarmouk suriah2Beirut, LiputanIslam.com – Pertempuran di kamp Yarmouk, selatan Damaskus, antara kelompok-kelompok pejuang Palestina dan komplotan teroris ISIS telah mendekatkan faksi-faksi Palestina, termasuk Hamas, dengan pemerintah Suriah. Demikian dikabarkan harian al-Akhbar dalam laporannya yang berjudul “Yarmouk Kembalikan Hamas ke Dalam Pelukan Suriah.”

Surat kabar terbitan Beirut, Lebanon, ini menyebutkan bahwa serangan ISIS ke Yarmouk yang dimulai sejak 1 April lalu telah membuat kamp pengungsi Palestina di Suriah itu porak poranda dan penuh puing kehancuran. Pasukan Suriah lantas menyokong para pejuang Palestina mengatasi keberingasan teroris ISIS yang bermaksud menguasai Yarmouk.

“Bagian selatan kamp ini sudah berada dalam kontrol pejuang Palestina dan pasukan komando Suriah,” tulis al-Akhbar, sebagaimana dikutip Fars News, Rabu (15/4/).

Al-Akhbar menambahkan bahwa kelompok-kelompok Palestina, baik yang Islamis maupun yang nasionalis masih terus bertempur melawan ISIS di Yarmouk. Kelompok-kelompok semisal Aknaf Beit al-Madqis, al-Nidhal dan Fath al-Intifadah telah bersatu mengangkat senjata.

Menurut al-Akhbar, Aknaf Beit Maqdis yang merupakan cabang Hamas di Suriah semula adalah kelompok kontra-pemerintah Suriah, namun sekarang di Yarmouk memilih berperang melawan ISIS dan kelompok Front al-Nusra yang terafiliasi dengan al-Qaeda. Karena itu, krisis di Yarmouk bisa menjadi jendela untuk menjauhkan kubu-kubu Palestina dan pemerintah Suriah dari peperangan satu sama lain.

Al-Akhbar juga melaporkan bahwa Mohammad Zaghmout pemimpin Aknaf Beit al-Maqdis yang dekat dekat Abu al-Walid, kepala kantor Ketua Biro Politik Hamas Khaled Meshal, sebelumnya telah menyerahkan diri kepada tentara Suriah, tetapi kemudian mendapatkan ampunan dan lalu gugur dalam pertempuran melawan para teroris ISIS dan al-Nusra di Yarmouk. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL