Sanaa, LiputanIslam.com –  Gerakan Ansarullah (Houthi) dan Partai Kongres Rakyat Umum di Yaman mendesak aliansi Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) agar menyelidiki senjata yang digunakan oleh pasukan koalisi pimpinan Arab Saudi di Yaman.

Kedua kelompok besar di Yaman ini dalam statemen bersamanya, Selasa (22/3/2017), menegaskan, “Berbagai laporan teknis visual membuktikan dan mengonfirmasi bahwa rudal yang digunakan oleh pasukan koalisi (Arab) dalam pemboman majelis dukacita di rumah al-Kan’i di distrik Arhab pada tanggal 16 Februari 2017 bernomor serial arsenal milik NATO.”

Statemen ini menyerukan kepada negara-negara Eropa dan Amerika Serikat anggota NATO supaya menyelidiki teka-teki penggunaan senjata NATO dalam pemboman warga sipil dan kejahatan perang di Yaman.

Berbagai laporan menyebutkan bahwa pasukan koalisi pimpinan Arab Saudi pada Februari lalu telah membom para pelayat di sebuah rumah duka hingga menjatuhkan 17 korban tewas dan luka perempuan dan anak kecil. (mm/rt)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL