بالصور/عودة "سيمرغ" ذات الـ 200 الف شظيه إلى الساحة

Presiden Iran Hassan Rouhani saat meninjau bom cluster buatan Iran dalam sebuah pameran produk pertahanan udara negara ini.

Teheran, LiputanIslam.com – Republik Islam Iran terus menempuh langkah besar di bidang produksi alat utama sistem persenjataan (alusista). Salah satu produk terbaru Iran adalah bom yang diberinama “Simorgh” dan merupakan bom cluster atau yang dijuga disebut ‘bom tandan’ atau ‘bom curah’.

iran bom cluster2

Bom cluster BL 755 buatan Inggris sesaat setelah dilepaskan oleh jet tempur.

Menurut laporan FNA Rabu (17/9), berat bom ini relatif ringan sehingga semua jenis pesawat tempur Iran dapat membawa dan menembakkan Simorgh. Setelah dilepaskan, Simorgh akan membelah menjadi 147 bom cabang (submunisi) yang masing-masing dapat menembus besi baja sedalam 230 milimeter. Setelah meledak, masing-masing akan berubah menjadi 1400 hingga 2000 serpihan peluru sehingga menjadi senjata yang sangat mematikan bagi pasukan infantri  dan tank lawan.

Simorgh pertama kali dipajang dalam sebuah pameran industri pertahanan Iran di Teheran yang ditinjau oleh Presiden Hassan Rouhani belum lama ini.

Menurut FNA, belum ada keterangan resmi mengenai detail bom yang sangat mirip dengan BL 755 buatan Inggris tersebut. Namun secara kasat mata, Simorgh memiliki berat sekitar 250 kilogram dengan bodi yang terbuat dari aluminium sebagaimana BL 755. Pada tubuh Simorgh terdapat tujuh selongsong (wadah) yang masing-masing menampung 21 submunisi sehingga total jumlah submunisi 147 buah.

BL 755 inggris

BL 755 buatan Inggris

Sesuai standar, setelah peluru dilepaskan dari pesawat tempur masing-masing submunisi akan terlepas dari peluru induk dan menjauh sekitar 18 meter darinya untuk mengembangkan payungnya dan terjun cepat ke arah sasaran.

Bom curah ikut meriuhkan medan pertempuran sejak Perang Dunia II dan sampai sekarang masih menjadi salah satu senjata andalan pasukan udara berbagai negara dunia untuk menggempur pasukan infantri dan membakar tank-tank musuh, demikian pula untuk melumpuhkan pangkalan udara musuh.

Bom ini pernah digunakan jet tempur Harrier Inggris untuk melumpuhkan pasukan infantri Argentina dalam Perang Falkland tahun 1982 yang menyebabkan menyerahnya pasukan Argentina dalam waktu cepat.

Negara-negara yang sudah lama membuat senjata canggih ini antara lain Amerika Serikat, Rusia, Inggris dan Perancis. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL