BuenosAires, LiputanIslam.com –  Mantan pesepak bola legendaris Argentina Diego Armando Maradona  dalam sebuah wawancara mengenai dua tokoh Kuba mendiang Fidel Castro dan mendiang  Che Guevara telah mengutarakan pandangan politiknya mengenai Amerika Serikat (AS) dan Piala Dunia serta menyebutkan nama Suriah dalam ambisi AS.

Maradona yang juga pernah menjadi pelatih timnas sepak bola Argentina mulai November 2008 sampai Juli 2010 ini menyebut Guevara sebagai pejuang yang dikaguminya dan Castro sebagai gurunya.

“Saya adalah Che Guevaranya sepak bola. Anda tahu mengapa? Karena  Anda dapat berbicara dengan saya dan tentang saya dan mengenai segala sesuatu, sedangkan dengan para pesepak bola lain Anda hanya dapat berbicara tentang mereka dan sepak bola saja,”tuturnya dalam sebuah video wawancara yang disulih-suara dengan bahasa Arab dan dimuat dalam laman berita al-Alam, Rabu (4/7/2018).

Dia menambahkan, “Saya mementingkan masyarakat,  berkomitmen kepada mereka, dan memberi mereka statemen. Saya tahu di mana ada kemiskinan, dan di mana ada perang. Saya juga tahu bahwa masyarakat butuh makan. Inilah kehidupan, inilah kehidupanku, dan inilah yang aku pelajari dari jalanan.”

Maradona kemudian menyebutkan nama Suriah sebagai negara yang hendak dimusnahkan oleh AS.

“Anda tak perlu pergi ke universitas untuk mengetahui, misalnya, bahwa AS ingin memusnahkan Suriah,” tuturnya.

Dia menambahkan, “Bersama saya Anda dapat berbicara mengenai segala sesuatu. Tokohku adalah Che Guevara, dan guruku adalah Fidel Castro.” (mm/alalam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*