bom di tartus suriahJableh, LiputanIslam.com –  Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan sebanyak 43 orang terbunuh akibat serangan bom bunuh diri anggota kelompok teroris Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) terhadap sebuah rumah sakit kota Jableh, provinsi Latakia, Suriah, yang terjadi Senin (23/5).

“Sebagian besar korban tewas adalah para pasien dan anggota keluarga mereka. Selain itu tiga orang dokter dan perawat juga terbunuh, dan aktivitas rumah sakit ini terhenti setelah terjadi serangan tersebut,” ungkap WHO, sebagaimana dilansir al-Youm7.

Dilaporkan bahwa serangan terhadap rumah sakit ini merupakan bagian dari gelombang serangan ISIS yang dilakukan secara sistematis dan serempak terhadap kota Jableh dan Tartus.  Tujuh serangan bom terjadi hampir bersamaan di beberapa kawasan di dua provinsi Latakia dan Tartus, mengakibatkan sedikitnya 148 orang Suriah terbunuh.

Gerombolan teroris takfiri ISIS menyatakan bertanggungjawab atas serangan keji tersebut.

Serangan terhadap banguan-bangunan milik pemerintah dan posisi pasukan Suriah terjadi bersamaan dengan meningkatnya tekanan yang dialami ISIS di Suriah dan Irak, terutama terkait proses pembebasan kota Fallujah, provinsi Anbar, yang sedang dilancarkan oleh pasukan Irak.

Lembaga Observatorium Suriah untuk HAM menyebut serangan di Latakia dan Tartus belakangan ini sebagai serangan yang paling mematikan di dua kawasan itu sejak Suriah dilanda perang. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL