Teheran, LiputanIslam.com –  Pernyataan terbaru Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengenai kasus pembunuhan jurnalis Saudi Jamal Khashoggi di konsulat Saudi di Istanbul, Turki, mengundang perhatian dan komentar warganet.

Pada Selasa lalu Erdogan mengatakan “ada permaian sandiwara” dalam kasus pembunuhan Khashoggi demi menyelamatkan seseorang.

Saat ditanya wartawan usai rapat Partai Keadilan Dan Pembangunan (AKP) Erdogan mengaku telah memberikan informasi kepada para pemimpin Rusia, Perancis, dan Jerman mengenai “rincian kejahatan terhadap Khashoggi yang belum pernah mereka ketahui sebelumnya.”

“Tak ada alasan untuk hambatan-hambatan irasional dalam kasus pembunuhan Jamal Khashoggi,” lanjutnya.

Pernyataan Erdogan mengenai adanya “sandiwara untuk menyelamat seseorang” tak pelak membangkitkan banyak komentar warganet. Mereka segera mengarahkan tuduhan kepada Putra Mahkota Saudi Mohamed bin Salman sebagai otak kejahatan tersebut.

Harian The Washington Post sebelumnya mengutip dan melansir keterangan sumber pejabat Turki bahwa ada “perintah tinggi” Saudi di balik pembunuhan Khashoggi.

Para warganet menilai pernyataan terbaru Erdogan sebagai satu langkah maju menuju titik terang siapa dalang pembunuhan itu. Mereka menyorot Mohamed bin Salman, dan sebagian di antaranya menyoal mengapa sejauh ini belum ada pernyataan resmi mengenai hasil penyelidikan Turki atas kasus ini. (mm/alalam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*