wakil qaradawi ahmad al-raisuniBaghdad, LiputanIslam.com – Dr. Ahmad al-Raysuni, wakil ulama terkenal Qatar asal Mesir, Syekh Yusuf Qaradawi, menyatakan bahwa kekhalifahan yang diumumkan oleh militan Daulat Islam Irak dan Suriah (ISIS) tidak lebih ilusi dan mimpi belaka. Bersamaan dengan ini, tokoh jihadis Salafi/Wahabi Jordania, Abu Mohammad al-Maqdisi, juga mengecam deklarasi kekhalifahan ala ISIS.

“Apa yang disebut ISIS sebagai kekhalifahan Islam di Irak, secara ilmiah maupun syariat, tidaklah lebih dari sekedar ilusi, fatamorgana dan mimpi belaka,” ujar Raysuni dalam wawancara dengan al-Tajdid, sebagaimana dikutip al-Alam Kamis (3/7/2014).

“Ketika bangsa-bangsa Muslim sedang berjuang untuk kebebasan dari dikatorisme yang menundukkan rakyat dengan pedang, mortir dan tank, tiba-tiba muncul sebuah kelompok baru mendeklarasikan kekhalifahan justru dengan pedang, menobatkan khalifahnya dengan mengandalkan perang, dan dengan dusta menyatakan, ‘Barangsiapa dapat menguasai rakyat dengan kekuatan pedang maka baiat dan ketaatan kepadanya adalah wajib hukumnya,’” lanjut al-Raysuni.

Dia menegaskan, “Kekhalifahan ini adalah khurafat belaka. Baiat yang mereka klaim adalah baiat yang dilakukan oleh orang-orang bodoh yang berkeliaran di gurun atau tinggal di dalam goa-goa pegunungan, atau orang-orang yang tak dikenal. Karena itu, baiat demikian hanya mengikat orang-orang yang menyatakan baiat itu sendiri, sedangkan untuk orang lain sama sekali tidak ada nilainya.”

Wakil Syekh Yusuf Qaradawi juga menuturkan, “Boleh dikata ini adalah satu bagian dari film fiksi yang digarap di Irak. Naifnya, film ini bersimbah darah.”

Sementara itu, tokoh jihadis Salafi/Wahabi Jordania juga mengecam deklarasi kekhalifahan ISIS dan menyebutnya sebagai tindakan yang tidak akan membantu memperbaiki keadaan umat Islam. “Ini merupakan tindakan yang mencemarkan citra agama Allah,” ungkapnya, sebagai dilansir harian al-Ghad yang berbasis di Jordania Kamis (3/7/2014).

Rabu (2/4/2014) berbagai kelompok Salafi di Suriah juga menolak deklarasi kekhalifahan ISIS.

Seperti diketahui, Ahad (29/6/2014) ISIS telah mengumumkan penggantian namanya menjadi “Daulat Islam” sekaligus mendeklarasi berdirinya kekhalifahan Islam serta penobatan gembong militan Irak, Abu Bakar al-Baghdadi, sebagai khalifah. Deklarasi melalui rekaman suara yang diunggah di beberapa media online kaum takfiri itu juga disertai seruan pengingkaran terhadap demokrasi dan nasionalisme. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL