abbas schuman vs qaradawiKairo, LiputanIslam.com – Ulama terkenal asal Mesir yang tinggal di Qatar, Syekh Yusuf Qaradawi, kembali mendapat kecaman dari tokoh agama Mesir.

Setelah sebelumnya dianggap “harus dibawa ke psikater” oleh Menteri Wakaf Mesir Mohammed Mokhtar Goma, kini pernyataan senada juga dikemukakan oleh Wakil Rektor Universitas al-Azhar Dr. Syeikh Abbas Schuman karena Qaradawi belum lama ini kembali menyerukan boikot pemilu presiden Mesir.

Syekh Schuman menyebut seruan boikot itu “keluar dari pikiran yang tidak waras” serta “dari orang yang tidak memikirkan kemaslahatan tanah air dan sudah keluar dari syariat Allah”.

Wakil Rektor Universitas al-Azhar mengimbau kepada para penyeru boikot pemilu Mesir supaya segera “bertobat sebelum lidah mereka terlalap api neraka jahanam.”

Dalam khutbah Jumat (23/5) di Masjid al-Hussain di Kairo (23/5) Syeikh Abbas Schuman mengaku heran terhadap seruan-seruan jihad dari para syekh yang menurutnya tidak mengerti apa-apa. Dia menyoal, “Apa dosa tentara yang meninggalkan keluarganya demi membela tanah air? Mengapa tentara harus pulang ke keluarganya dalam kondisi tubuh tercincang? Dosa apa pula anak-anak kecil yang tak berdosa dibunuh?”

Syeikh Schuman berdoa dan berharap kepada Allah Swt agar Mesir segera bebas dari petaka yang sudah berjalan sekian lama, khususnya pada momen peringatan peristiwa Isra’ Mikraj, peristiwa di mana Rasulullah saw telah mendapat kelapangan dari Allah Swt.

Wakil Rektor Universitas al-Azhar juga menyerukan kepada segenap warga Mesir yang memiliki hak pilih supaya berpartisipasi dalam pemilu demi pembebasan negara ini dari bencana, dan tak perlu mempedulikan fatwa-fatwa dari orang-orang yang “pikirannya sakit”.

Tanggal 13 Mei lalu dilaporkan bahwa Menteri Wakaf Mesir Mohammed Mokhtar Goma meminta supaya Syekh Yufuf Qaradawi “dibawa ke psikater” karena -menurut Goma – perilaku Qaradawi terlihat “abnormal” sehingga walaupun dia adalah sosok ulama tersohor namun berbahaya bagi pemikiran Islam yang benar apabila dia dibiarkan begitu saja. (mm/raialyoum/alalam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL