saudi al-rabiahRiyadh, LiputanIslam.com –  Raja Abdullah bin Abdul Aziz dari Arab Saudi mengeluarkan instruksi pemecatan Abdullah al-Rabi’ah dari jabatannya sebagai menteri kesehatan Arab Saudi, Senin (21/4/2014).

Instruksi ini keluar sehari setelah al-Rabi’ah berkunjung ke sebuah rumah sakit yang menjadi pusat penanganan wabah virus Corona atau MERS (sindrom pernafasan Timur Tengah) serta mengumumkan adanya 13 kasus baru meskipun, menurut dia, otoritas kesehatan negara ini sudah melakukan upaya maksimal untuk pencegahan wabah ini.

Al-Rabi’ah juga menyebutkan bahwa dari semua kasus belum ada yang terjadi sekolah sehingga dia menilai hal ini sebagai “indikasi baik”. Menurut dia, Komisi Ilmiah Nasional Penyakit Infeksi sudah menempuh berbagai langkah yang sesuai dengan standar internasional untuk memerangi wabah yang menyebabkan demam dan radang paru-paru ini.

Arab Saudi tercatat sebagai negara paling banyak terjangkit wabah MERS sejak penyakit ini terungkap pada September 2012. Menurut data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), sejauh ini sudah terungkap 243 kasus MERS di dunia, 231 di antaranya berada di Arab Saudi. Dari total pasien yang ada di Saudi, 76 orang dilaporkan meninggal dunia, dua di antaranya  warga negara asing di Jeddah.

Kepanikan terhadap kemungkinan terjangkitnya petugas kesehatan di Jeddah telah menyebabkan penutupan untuk sementara waktu ruang gawat darurat pada awal bulan ini. Selain itu, Rabu lalu sedikitnya empat dokter dikabarkan mengundurkan diri setelah menolak mengobati pasien MERS.

Untuk mengendalikan kepanikan, Abdullah al-Rabi’ah sengaja meninjau rumah sakit, namun keadaan ternyata burujung pada instruksi pemecatan dirinya oleh Raja Abdullah.

Virus MERS dianggap sebagai “sepupu” SARS yang menghebohkan Asia pada tahun 2003 dan menjangkit 8.273 orang, sembilan persen di antaranya meninggal dunia. Namun, daya jangkit MERS dinyatakan masih tidak sekuat SARS. Para ahli masih terus berusaha mempelajari verius MERS yang hingga kini masih belum ditemukan vaksinnya. (mm/lbci/afp)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL