Duma, LiputanIslam.com –   Pearson Sharp, wartawan TV OAN yang berbasis di AS telah melakukan liputan investigasinya di Duma dan mengaku tidak menemukan bukti apapun yang menunjukkan kebenaran klaim tersebut.

Sharp mengatakan bahwa penduduk setempat yang telah ditemuinya mengaku tidak mendengar dan tidak pula melihat apapun mengenai adanya serangan senjata kimia seperti yang ramai diisukan.

“Kami dibawa dengan pengawalan pemerintah ke daerah di mana dugaan serangan kimia terjadi dan kami harus berbicara dengan penduduk setempat. Kami bahkan dapat mengunjungi rumah sakit tempat White Helmet  menunjukkan video orang-orang yang disemprot… Tidak seorang pun dari mereka yang saya ajak bicara di lingkungan itu mengatakan bahwa mereka telah melihat atau mendengar sesuatu tentang serangan kimia pada hari itu,” ungkap Sharp, Senin (16/4/2018).

Dia menjelaskan, “(Penduduk) mengatakan kepada saya … para pemberontak putus asa dan mereka membutuhkan sebuah taktik untuk membantu membuat tentara Suriah ada di belakang mereka, sehingga mereka dapat melarikan diri.”

Sharp memastikan bahwa apa yang dia laporkan itu bukanlah opini, melainkan fakta yang dia temukan di lapangan.

“Penduduk memberi tahu saya – dan sekali lagi, saya banyak menggunakan frasa (resident) ini, karena saya ingin agar jelas bahwa ini bukan opini, bukan propaganda, seperti yang dituduhkan beberapa orang. Ini hanyalah fakta yang kami temukan di lapangan  ketika kami berada di kota ini. Hal-hal yang kami lihat langsung,” terangnya.

Mengutip keterangan dokter yang berada di rumah sakit Duma ketika serangan yang dituduhkan itu terjadi,  Sharp mengatakan bahwa sekelompok orang tak dikenal telah menyerang rumah sakit ini pada April lalu dan kemudian begitu saja mengumumkan adanya serangan senjata kimia.

Menurut dokter tersebut, sekelompok orang itu menyemprotkan air pada orang-orang yang mereka bawa ke rumah sakit sembari mengambil gambar dan merekam video apa yang mereka lakukan. Setelah itu mereka juga begitu saja meninggalkan rumah sakit. (mm/thinkprogress/alalam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL