Sanaa, LiputanIslam.com –  Kelompok Ansarullah (Houthi) mengumumkan bahwa salah satu tokohnya, Saleh al-Samad yang menjabat ketua Dewan Tinggi Politik Yaman terbunuh oleh serangan udara pasukan koalisi Arab pimpinan Arab Saudi di Hudaydah, Kamis (19/4/2018) lalu.

Pemimpin Ansarullah Abdel Malik al-Houthi menegaskan “kejahatan ini maupun kejahatan lainnya tidak akan berlalu tanpa balasan”, dan menyebut Amerika Serikat (AS) dan Saudi bertanggungjawab atas serangan ini.

“Allah telah memuliakan Sang Pemimpin al-Samad dengan kesyahidan, dan ini merupakan dambaannya dalam penutupan usia dan ini sebaik-baik dambaan… Kejahatan itu tidak akan mematahkan kehendak rakyat dan negara… Sebaliknya, rakyat memandang pengorbanan Sang Syahid sebagai lompatan menuju tambahan anugerah serta keteguhan dan penguatan front dalam negeri,” ungkap al-Houthi, Senin (23/4/2018).

Dia menambahkan, “Sang syahid telah gugur pada Kamis lalu bersama enam pengawalnya akibat tiga serangan udara jet tempur musuh di Hudaydah, di jalan al-Khamsin dekat Jaulah al-Aqra’i.”

Pusat Media Perang Ansarullah, Minggu malam, memublikasi video saat-saat terakhir al-Samad berkunjung ke pabrik pembuatan nirawak, mortir dan amunisi dalam negeri Yaman.

Ansarullah mengumumkan Mehdi Mohammad Hussein al-Mashat sebagai pengganti al-Samad pada jabatan ketua Dewan Tinggi Politik Yaman. Al-Mashat adalah orang yang pernah mewakili Ansarullah dalam perundingan dengan kubu presiden tersingkir Yaman Abd Rabbuh Mansour Hadi sebelum pecah perang, dan dia dikenal sosok yang berpendirian keras.

Dewan Tinggi Politik Yaman adalah dewan pelaksana yang didirikan oleh Ansarullah dan sekutunya, Partai Kongres Rakyat Umum, pada 28 Juli 2016 untuk mengendalikan kekuasaan di Yaman, dan al-Samad menjabat sebagai ketuanya sejak 6 Agustus 2016.

Dewan ini mengumumkan masa berkabung tiga hari untuk seluruh Yaman atas gugurnya al-Samad.

Pada November tahun lalu Saudi mengumumkan daftar 40 tokoh Ansarullah yang diincar Saudi, dan al-Samad menempati urutan ketua setelah Abdel Malik al-Houti.  Saat itu Saudi mengumumkan sayembara berhadiah US$ 20 juta bagi siapapun yang dapat memberikan informasi yang menjurus pada kematian al-Samad.

Saudi dan beberapa negara Arab sekutunya memimpin pasukan koalisi Arab dalam serangan ke Yaman sejak 26 Maret 2016 sampai sekarang.

Selasa dini hari, (24/4/2018), Ansarullah melesatkan rudal Qaher -2 dengan sasaran tempat konsentrasi pasukan bayaran Saudi di Mukha, dan rudal Badr 1 dengan sasaran bandara regional Jizan di bagian selatan Saudi.

(mm/rayalyoum/alalam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*