Damaskus, LiputanIslam.com –  Pasukan pemerintah Suriah telah menemukan ranjau buatan Israel dalam jumlah besar, serta bahan-bahan beracun dan amunisi yang ditinggalkan oleh anggota kelompok teroris takfiri Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) privinsi Deir Ezzor, Suriah timur.

Kantor berita resmi Suriah SANA, Jumat (26/1/2018), melaporkan bahwa tentara Suriah menemukan barang-barang tersebut di desa Al-Sayyal dan Hassrat di pinggiran kota al-Jalaa saat mereka menyisir area persenjataan tersembunyi dan perangkat yang belum meledak.

Videonya dapat disaksikan di sini:

Ini bukan pertama kalinya pasukan pemerintah Suriah mendapatkan temuan demikian dari tempat persembunyian teroris.

Pada tanggal 10 Desember 2017, tentara Suriah menemukan sejumlah besar senjata, berbagai jenis amunisi, alat peledak, ranjau darat, perangkat komunikasi, kendaraan lapis baja, bom mobil, dan tank yang ditinggalkan oleh ISIS.

Seorang komandan tentara Suriah, yang berbicara tanpa menyebutkan nama, mengatakan kepada SANA bahwa temuan tersebut membuktikan adanya dukungan langsung dan sistematis sejumlah negara regional dan trans-regional kepada ISIS.

Pasukan militer Suriah juga menemukan sejumlah besar senjata buatan Israel di kota strategis Mayadin, 44 kilometer tenggara Deir Ezzor, pada 19 Oktober.

Senjata tersebut mencakup beberapa jenis senjata api berat, sedang dan ringan yang selain berasal dari Israel juga datang dari beberapa negara Eropa dananggota Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO).

Sumber militer anonim Suriah mengatakan bahwa tentara pemerintah juga menemukan mortir, peralatan artileri, sejumlah besar amunisi anti-baja dan meriam 155 mm buatan NATO dengan jarak tempuh hingga 40km. (mm/presstv/rt)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*