Baghdad, LiputanIslam.com –  Sebuah rekaman video yang tergolong lucu tersebar secara viral di dunia maya dan media sosial terkait dengan keberhasilan pasukan relawan Irak al-Hashd al-Shaabi menangkap seorang anggota ISIS tersohor bernama Abu Hajir al-Hadhrami.

Al-Hadhrami bukan sembarang orang, melainkan anggota ISIS yang telah mengarang lagu terkenal di kalangan teroris berjudul  “Ya Ashib al-Ra’as, Wainak” (Wahai Pengikat Kepala, Di Manakah Kamu?). Lagu ini dipublikasi oleh ISIS setelah gerombolan teroris takfiri berfaham Salafi/Wahhabi ini berhasil menduduki Mosul pada tahun 2014.

Di bagian pertama video berdurasi 1 menit 37 detik yang diunggah di situs al-Alam mula-mula diperlihatkan al-Hadhrami sedang melantunkan lagunya dengan antusias sambil duduk bersama sekumpulan pria bersenjata dan bercambang lebat.

Pada detik ke-40 terlihat al-Hadhrami menundukkan wajahnya yang kusut di tengah para relawan al-Hashd  al-Shaabi yang juga bersorak sorai dengan cara melantunkan lagu yang sama sambil menepukkan tangan tanpa disertai aksi pemukulan.  Sebagian orang hanya memegang dan menarik cambang al-Hadhrami yang hanya bisa tertunduk diam.

Video ini juga telah diunggah di situs berbagi video Youtube dan dapat disaksikan di link ini:

Pada link berikut yang diunggah pada Mei 2014 terlihat bagaimana para anggota dulu ISIS melantunkan lagu yang tersebut dengan berputar-putar menari di sebuah ruangan sambil mengacung-acungkan senjata laras panjang:

Disebutkan bahwa al-Hadhrami diringkus oleh pasukan al-Hashd al-Shaabi setelah mereka berhasil membebaskan kota kuno al-Khidr di selatan Mosul dari pendudukan kelompok teroris ISIS pada 26 April lalu.

Juru bicara pasukan relawan, Ahmad al-Asadi, saat itu mengumumkan, “Di hari kedua operasi militer bersandi Mohammad Rasulullah, al-Hashd al-Shaabi  mengalami kemajuan pesat ke arah kota kuno al-Khidr, dan dengan pembebasan kota ini ISIS sudah semakin mendekati ajalnya di Irak.”

Kota ini terletak di tengah gurun di barat daya Mosul, ibu kota provinsi Nineveh, dan merupakan salah satu pangkalan terbesar ISIS di Irak. Pasukan relawan berhasil menguasai kota ini setelah sempat mendapat perlawanan sengit dari ISIS. (mm/alalam/alsumarianews)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL