Teheran, LiputanIslam.com –  Peringatan Arba’in yaitu 40 hari kesyahidan cucu Nabi Muhammad saw, Imam Husain ra, di Irak diwarnai dengan berbagai pemandangan fenomenal, termasuk penyelenggaraan shalat jamaah terpanjang di dunia.

Dalam beberapa hari terakhir ini jutaan orang menyemut dan bergerak dengan berjalan kaki sejauh puluhan kilometer menuju kota Karbala, Irak, sehingga menghasilkan pemandangan yang tak ada atau sulit dicarikan bandingannya dalam sejarah manusia.

Otoritas Irak menyebutkan bahwa peristiwa fenomenal ini menemukan puncaknya pada Selasa (30/10/2018), dan jumlah peziarah diperkirakan mencapai 15 juta orang, sementara peziarah juga terus mengalir dari Irak sendiri maupun dari 60 negara lebih.

Dilaporkan bahwa jumlah peziarah mancanegara tahun ini bertambah menjadi lebih dari 2,5 juta orang dengan rincian 1 juta di antaranya berasal dari Iran, sedangkan sisanya dari pelbagai negara dunia, termasuk Indonesia.

Jumlah kewarganegaraan para peziarah bertambah dari 30 menjadi 60 negara. Pakistan, Afghanistan, negara-negara Kaukasus, dan negara-negara Arab Teluk serta Yaman menempati urutan pertama dalam daftar nama puluhan negara tersebut.

Pada peringatan Arbain tahun ini juga diselenggarakan shalat Dhuhur jamaah terpanjang di dunia dengan barisan yang membentang antara kota Najaf dan kota Karbala, dan ini merupakan yang keenam kalinya dalam enam tahun berturut-turut.

Namun, shalat jamaah di jalur  sepanjang 40 kilometer ini tidak diimami oleh satu imam, melainkan telah ada imam untuk setiap jarak tertentu hingga jumlahnya mencapai 750 imam.  (mm/alalam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*