Beirut, LiputanIslam.com –  Pusat Media Perang (Al-I’lam Al-Harbi Al-Markazi), Rabu (7/2/2018), memublikasi video berisikan peringatan keras kelompok pejuang Islam Lebanon, Hizbullah, terhadap klaim Rezim Zionis Israel atas blok gas lepas pantai nomor 9 milik Lebanon.

Pada akhir bulan lalu Menteri Pertahanan Israel Avigdor Lieberman menyatakan bahwa Blok-9  yang terletak di perairan internasional Lebanon itu merupakan milik Israel.

“Blok gas lepas pantai nomor 9 adalah milik kami, tapi Lebanon malah mengumumkan tender berkenaan dengannya,” katanya, sembari bersumbar bahwa dengan tolok ukur apapun blok itu adalah milik Israel.

Menanggapi pernyataan Lieberman, Sekjen Hizbullah Sayyid Hassan Nasrallah dalam video berdurasi 39 detik tersebut memberikan peringatan bahwa kelompok ini juga akan menyerang fasilitas Israel jika negara Zionis penjajah Palestina ini mengusik fasilitas Lebanon.

Hizbullah mengingatkan bahwa Israel sendiri tahu persis bahwa kelompok pejuang ini memiliki rudal ampuh dari darat ke laut untuk menghajar Angkatan Laut Israel.

Dalam video itu terlihat Nasrallah bersuara lantang, “Siapa mengusik fasilitas migas masa depan di perairan internasional Lebanon maka fasilitasnya pun akan terusik dan diapun mengetahui bahwa Lebanon dapat melakukannya.”

Hizbullah merilis pernyataan tegas bahwa kelompok pejuang Islam yang berbasis di Lebanon ini akan menghadapi segala bentuk agresi pasukan Zionis Israel terhadap ladang minyak dan gas (migas) Lebanon.

Tanggapan keras Hizbullah terhadap Israel juga sudah pernah dinyatakan Hizbullah pada 31 Januari lalu tak lama setelah Lieberman melontarkan klaimnya atas Blok-9.

Saat itu Hizbullah menegaskan, “Pernyataan menteri perang negara musuh, Zionis, merupakan ungkapan baru ketamakan Israel yang berkelanjutan terhadap kekayaan, wilayah dan peraiaran Lebanon, dan dalam rangka politik agresif terhadap Lebanon beserta kedaulatan dan haknya yang sah.” (mm/alalam/rayalyoum)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*