Damaskus, LiputanIslam.com –  Presiden Suriah Bashar Assad telah meninjau pasukannya di Ghouta Timur yang telah menguasai lebih dari 80% wilayah di dekat Damaskus, ibu kota Suriah, ini Minggu (18/3/2018).

Beberapa akun kepresiden Suriah di media sosial telah mengunggah video dan foto keberadaan Assad di tengah pasukan tank di sebuah jalan dengan latar belakang pemandangan dampak pertempuran.

Dalam video yang disertai komentar “di garis pertempuran di Ghouta Timur, Presiden Assad bersama pasukan Arab (SAA) Suriah” itu terlihat Assad mengatakan kepada pasukan yang ada di sekitarnya, “Penduduk Damaskus adalah orang yang paling berhutang budi kepada kalian, dan mereka akan mengenang perkara ini sampai puluhan tahun, dan bisa jadi anak-anak mereka (juga ikut mengenang), bagaimana kalian telah menyelamatkan kota Damaskus.”

Dia mengucapkan, “Selamat atas kita  semua orang Suriah, selamat atas kalian, selamat atas setiap nasionalis yang terhubung dengan negara ini dengan tulus.”

Kunjungan ke Ghouta Timur ini tercatat pertama kalinya dilakukan Assad selama beberapa tahun sejak kawasan ini berubah menjadi kantung kelompok-kelompok pemberontak dan teroris pada tahun 2012.

SAA melancarkan operasi militer besar-besaran ke Ghouta Timur sejak 18 Februari lalu dan kini dilaporkan oleh Observatorium Suriah untuk HAM (SOHR) telah menguasai 83% wilayah ini serta membelahnya menjadi tiga kantung yang terpisah satu sama lain, yaitu Douma di utara yang dikuasai oleh kelompok Jaish al-Islam, Harat di barat yang dikuasai kelompok Ahrar Sham, dan beberapa distrik di selatan yang dikuasai oleh kelompok Failaq al-Rahman.

Di tengah suasana pertempuran yang masih berlanjut, ribuan penduduk masih mengalir keluar dari kawasan yang dikuasai oleh kelompok-kelompok tersebut menuju kawasan lain yang dikuasai SAA melalui jalur yang telah dikondisikan oleh pemerintah bagi mereka. Setelah melintasi jalur itu dengan berjalan kaki mereka selanjutnya dipindah ke pusat-pusat penampungan.

SOHR melaporkan sebanyak lebih 1400 orang terbunuh dalam pertempuran di Ghouta Timur, namun Minggu kemarin sempat terjadi suasana tenang mencekam ketika penduduk berbondong-bondong mengalir keluar dari kawasan Ghouta Timur.

Menurut SOHR, selama 72 jam terakhir sebanyak lebih dari 50,000 warga sipil telah keluar dari wilayah Barat daya Ghouta Timur yang dikuasai oleh Failaq al-Rahman, salah satu kelompok militan terkemuka di kawasan ini. (mm/rayalyoum/alalam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL