Teheran, LiputanIslam.com – Ali Akbar Velayati, penasihat senior Pemimpin Besar Revolusi Islam, Ayatullah Sayyid Ali Khamenei, mengatakan bahwa resistensi atau perlawanan bersenjata terhadap Rezim Zionis Israel merupakan satu-satunya harapan bagi bangsa Palestina, apalagi ketika mereka sudah tak percaya lagi kepada Amerika Serikat (AS), dan upaya kompromi dengan Tel Aviv juga telah gagal.

Pada sebuah konferensi mengenai Palestina di Teheran, Senin (22/1/2018), Velayati menegaskan, “Orang-orang Palestina telah kehabisan semua upaya yang bertujuan mencapai kompromi (dengan Israel) dan Mahmoud Abbas, yang menjalankan pemerintahan otonomi Palestina, telah mencatat bahwa Amerika tidak dapat dipercaya lagi. ”

Menyinggung pertemuannya dengan delegasi Hamas di Teheran, dia mengatakan bahwa pihak Palestina telah mengakui bahwa Iran dan front resistensi adalah satu-satunya harapan bagi Palestina.

“Karena itu, jelas bahwa upaya yang dilakukan untuk mencapai kompromi (dengan Israel) telah gagal dan hari ini, Hamas dan kelompok-kelompok perlawanan Palestina lainnya telah memperoleh kekuatan,” imbuhnya.

Velayati mengatakan bahwa Iran hanya mengerucutkan jalur resistensi, dan menekankan bahwa Iran adalah poros dari persamaan regional.

Mantan menlu Iran ini juga memastikan Iran akan terus memberikan dukungan nasihat bagi Suriah dan Irak untuk mempertahankan integritas dan kesatuan seluruh dunia Muslim.

“Tidak ada negara yang bisa mengklaim sebagai pembawa bendera untuk memastikan stabilitas di wilayah tersebut tanpa Iran,” katanya.

Iran telah memberikan bantuan pendampingan kepada Suriah dan Irak sesuai permintaan pemerintah keduanya selama perang melawan kelompok teroris takfiri ISIS dan berbagai kelompok ekstremis lainnya. (mm/presstv)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*