bendera yamanSanaa, LiputanIslam.com – Utusan khusus PBB untuk Yaman Ismail Ould Cheikh Ahmed mengajukan gagasan baru penyelesaian krisis Yaman kepada para pemimpin gerakan Ansarullah, Yaman, menyusul pertemuannya dengan mereka di Sanaa, Minggu, (20/3).

Dalam gagasan itu dia mengusulkan pembentukan pemerintahan nasional dengan melibatkan Ansarullah di dalamnya. Demikian dikatakan oleh sebuah sumber anonim Yaman kepada al-Mayadeen, Senin (21/3).

“Sesuai gagasan Utusan Khusus PBB untuk Yaman, pemerintahan nasional akan ditugaskan menyita semua senjata dari semua pihak,” ungkapnya.

Koran al-Thaura terbitan Yaman juga menurunkan laporan tentang prakarsa Cheikh Ahmad mengenai pembentukan pemerintahan nasional Yaman dengan melibatkan Ansarullah.

Perundingan damai Yaman babak ketiga diperkirakan akan diselenggarakan di Kuwait pada April 2016. Perundingan pertama dan kedua gagal karena pihak presiden Yaman tersingkir Abd Rabbuh Mansour Hadi yang didukung Arab Saudi dan sekutunya bersikukuh ingin menyingkirkan Ansarullah.

Saudi dan sembilan negara Arab sekutunya menggempur Yaman dengan dukungan Amerika Serikat sejak Maret 2015 sampai sekarang. Saudi bersumpah untuk menumpas Ansarullah yang didukung militer Yaman demi memulihkan pemerintahan Mansour Hadi, tapi Saudi gagal memenuhi sumpah itu hingga akhirnya melakukan kompromi-kompromi tertentu dengan Ansarullah. (Baca: Ansarullah Nyatakan Sudah Capai Kesepahaman Dengan Arab Saudi )

Serangan Saudi dan sekutunya ke Yaman telah menjatuhkan ribuan korban jiwa dan luka yang sebagian besar adalah warga sipil, termasuk perempuan dan anak kecil, serta menghancurkan sekitar 80 persen fasilitas infrastruktur Yaman. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL