NewYork, LiputanIslam.com –  Duta besar Palestina untuk PBB Riyad Mansour mendesak lembaga dunia ini agar membentuk tim independen pencari fakta  kejahatan Israel, menyusul gugurnya empat lagi warga Palestina di tangan pasukan Zionis Israel di Jalur Gaza, Jumat (20/4/2018).

Desakan ini dia nyatakan dalam konferensi pers di New York pada hari yang sama. Dia berharap Dewan HAM PBB yang bermarkas di Jenewa, Swiss, akan menyetujui permintaan tersebut.

Mansour menekankan bahwa penyelidikan harus “independen dan transparan”, seperti yang diminta Sekjen PBB Antonio Guterres dan lain-lain. Dia juga mengatakan kepada wartawan bahwa Palestina tidak akan menerima penyelidikan yang telah diumumkan oleh Israel karena “ia tak dapat dipercaya.”

Duta Besar Palestina untuk PBB juga menuduh Israel menetralkan Mahkamah Pidana Internasional, dan mengatakan bahwa Tel Aviv tidak bisa menjadi bagian dari penyelidikan atas kekejaman yang dilakukan oleh Israel sendiri terhadap bangsa Palestina.

Sembari mengingatkan bahwa semua penjahat Israel harus dihukum, Mansour menyayangkan kebungkaman masyarakat internasional di depan kejahatan tersebut. (mm/presstv)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL