Sanaa, LiputanIslam.com –  Delegasi Ansarullah (Houthi) untuk perundingan di bawah pimpinan wakil ketua delegasi ini, Jalal Ali al-Ruwaishan, telah mengadakan pertemuan dengan Utusan Khusus Sekjen PBB untuk Yaman, Martin Griffith dan rombongan yang menyertainya di Sanaa, ibu kota Yaman, Ahad (16/9/2018).

Dalam pertemuan ini delegasi Ansarullah mengaku kecewa berat atas keterhalangannya hadir dalam perundingan di Jenewa sesuai undangan Utusan PBB pada 6 September 2018 akibat tindakan pasukan koalisi pimpinan Saudi terhadap upaya perdamaian yang dilakukan PBB.

Pasukan koalisi saat itu menjadi kendala bagi ketersediaan alat transportasi yang aman dan menjamin keselamatan delegasi Ansarullah.

Delegasi Ansarullah menekankan keterbukaan dan pembangunan kepercayaan dengan tujuan meringankan penderitaan rakyat Yaman yang sudah sekian tahun resisten terhadap agresi militer pasukan koalisi.

Martin Griffith dalam pertemuan ini mengaku prihatin atas kegagalan delegasi Ansarullah mengikuti perundingan di Jenewa. Namun dia optimis bahwa upaya mencapai perdamaian dan pembangunan kepercayaan masih dapat dilanjutkan.

Dia juga telah menyerahkan rangkuman hasil perundingannya dengan pihak lawan Ansarullah. (mm/alalam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*