BaitulMaqdis, LiputanIslam.com –  Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, Rabu (24/5/2017), menyatakan negaranya telah menerima bantuan tambahan dari Amerika Serikat (AS) senilai 75 juta USD, menyusul kunjungan Presiden AS Donald Trump ke Israel dan terjalinnya transaksi besar AS dengan Saudi di bidang persenjataan yang dinilai telah meresahkan Israel.

Netanyahu mengatakan “AS menjanjikan kepada kami untuk menjaga superioritas militer” Israel di Timteng. “Tiga hari lalu AS menambah 75 juta USD pada bantuan program pertahanan anti rudal,” lanjutnya.

Pada September 2016, meskipun hubungan pendahulu Trump, Barack Obama, dengan Netanyahu memburuk, AS dan Israel menyepakati penambahan bantuan militer AS kepada Israel untuk periode 2019 – 2028 menjadi 38 miliar USD sebagai ganti 30 miliar USD untuk periode 2009 – 2018. Angka ini tercatat sebagai bantuan terbesar militer bilateral yang telah diberikan AS dalam sejarah negara ini.

Gedung Putih menyatakan akan mengalokasikan dana 33 miliar USD untuk pembelian alutsista dan 5 miliar USD untuk mendanai sistem anti rudal “Kubah Besi” guna mencegat rudal-rudal jarak menengah dan jarak jauh.

Netanyahu mengumumkan bantuan tambahan tersebut setelah Gedung Putih Sabtu pekan lalu menyatakan bahwa sehubungan dengan kunjungan Trump ke Saudi telah dijalin kesepakatan AS di bidang persenjataan dengan Saudi senilai 110 miliar USD.

Gedung Putih menyebut transaksi senjata ini “terbesar dalam sejarah AS” dan ditujukan untuk menghadapi ancaman Iran. (mm/rayalyoum)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL